Tata tertib WA Group

Posted August 20, 2017 by Accang
Categories: General

Bagi anda pengguna aktif Telepon Cerdas (smartphone) pasti tidak asing dengan fitur media sosial Whatsapp yang sering disingkat dengan WA. Juga, mungkin anda adalah anggota dari salah satu atau bahkan beberapa grup WA (alumni mulai SD sampai dengan universitas, kolega di tempat kerja, profesi, hobi, keluarga, atau beberapa sahabat terdekat saja). Di grup WA yang anda ikuti, mungkin anda adalah anggota yang paling aktif, paling pasif, vokal, humoris, paling banyak gagasan untuk membuat anggota lainnya tertarik untuk meramaikan diskusi. Apapun itu, anda harus mengikuti beberapa aturan. Lho, kok bisa begitu?

Di lingkungan apapun kita berada, pasti ada aturan tidak terkecuali grup WA. Berikut adalah beberapa aturan yang harus dipatuhi dalam grup WA.

  1. Jangan berdebat tentang hal-hal yang tak penting. Untuk mengobrol di grup WA kita berbicara dengan bertukar pesan teks, bukan dengan suara, bertatap muka.dan bahasa tubuh seperti ketika kita bertemu ngobrol secara fisik.  Kadangkala, pesan teks tidak cukup untuk menyampaikan pesan sesungguhnya dari si pengirim pesan dan bisa disalah artikan oleh penerima pesan (anggota grup). Walau sudah ada fitur emoji untuk membantu kita mengekspresikan maksud sesungguhnya pesan teks yang disampaikan, itupun sering tidak membantu. Hal ini sering menimbulkan masalah yang tidak diharapkan. Kalau kita tidak bijaksana akan muncul debat yang tidak penting dan bisa membuat anggota grup  tidak nyaman membaca pesan teks yang bersliweran di layar monitor telepon mereka. Dan harus meluangkan waktu untuk menghapus dan membuang energi negatif yang menyertai pesan-pesan teks perdebatan tersebut.
  2. Menahan diri untuk ngobrol hanya dengan satu orang. Apakah anda tahu arti dari sebuah grup? Grup adalah sekumpulan orang yang berinteraksi satu sama lain  secara teratur dan saling berbagi pemikiran-pemikiran mereka.  Anda harus berinteraksi dengan semua anggota grup dan memperlakukan mereka dengan adil. Anda bisa mengubah obrolan pribadi jika anda ingin ngobrol dengan orang tertentu. Anda harus menyadari bahwa obrolan anda terpaksa dibaca oleh anggota grup yang lain, sementara anda asyik ngobrol hanya dengan satu orang saja dan subjek obrolan itu hanya anda berdua saja yang paham. Kok seperti pamer bahwa anda itu orang penting yang harus diperhatikan dan yang lain harus menonton anda berdua saja. Kasihani anggota lain yang harus membuang waktu untuk membuang “sampah-sampah obrolan” anda berdua.  Usahakan mengobrol dengan topik di mana semua anggota grup bisa berpartisipasi di dalamnya.
  3. Jangan pernah memulai topik yang berkaitan dengan SARA.  SARA itu singkatan dari Suku, Agama, Ras, Antar golongan. Anggota grup mungkin berasal dari berbagai macam SARA.  Masing-masing SARA memiliki nilai-nilai spesifik yang tidak bisa diterima oleh SARA yang lain. Kita menjadi anggota suatu grup bukan untuk mencari lawan berkelahi, melainkan mencari kawan yang bisa memberi energi positif kepada kita. Mengobrol dengan menggunakan nilai-nilai universal akan membuat setiap anggota grup merasa nyaman di dalamnya.
  4. Jangan mengolok-olok siapa saja. Bercanda sering dilakukan untuk menghangatkan obrolan dalam suatu grup. Akan tetapi candaan dengan cara mengolok-olok teman satu grup secara berlebihan bisa jadi akan membuatnya tersinggung. Akibatnya, teman yang jadi objek olokan tidak akan muncul lagi di grup atau bahkan meninggalkan grup tersebut dengan membawa marahnya seumur hidup. Semuanya ada batasnya, dan anda harus menyadari hal itu.
  5. Jangan berkomentar jelek terhadap selebritis. Setiap selebriti (orang ternama), memiliki pendukung mulai yang biasa saja sampai yang fanatik,  Dan mungkin itu ada dalam grup anda. Ketika anda senang mengirim komentar-komentar jelek terhadap selebriti, pendukungnya bisa akan menyerang anda dengan komentar yang bisa menyakitkan hati anda.  Akhirnya perang akan terjadi dalam grup dan mengganggu kedamaian silaturahmi yang tadinya dicita-citakan ketika membentuk grup.
  6. Jangan mengirim ‘sampah’ seperti pesan berantai atau terusan (forwarded messages).  Hemh, bisa dibayangkan kalau anda menjadi anggota dari banyak grup. Dalam waktu yang bersamaan, anda menerima pesan terusan yang sama. ‘Ntah itu hanya cerita-cerita lucu atau berita-berita yang di akhir tulisannya disebutkan :”jika anda melakukannya anda telah berbuat kebajikan dan mendapatkan pahala”. Yang lebih parah lagi, kalau berita yang anda sebarkan itu belum anda baca dengan teliti, dan tanpa anda sadari itu berita kadaluarsa atau berita bohong yang dikenal dengan hoax..
  7. Jangan sering meninggalkan grup.  Jika anda meninggalkan grup tanpa sengaja, misal anda secara tidak sadar menghapus grup dari gadget anda, admin grup pasti dengan senang hati mengabulkan permohonan anda untuk mendaftarkan kembali anda dalam grup.  Tetapi kalau anda meninggalkan grup dikarenakan anda frustasi terhadap seseorang dalam grup, dan itu sering anda lakukan ketika anda kecewa, dan berulang kali memohon ke admin untuk memasukkan anda ke grup ketika kecewa anda sudah sirna, lama kelamaan admin pun menjadi bosan dan mungkin anda akan dikeluarkan dari grup.
  8. Menahan diri mengirim berita-berita yang tidak sesuai dengan tema dari grup.  Ada grup-grup yang dibuat berdasarkan tema-tema tertentu. Jika anda menjadi anggota dalam grup tersebut, anda sebaiknya tidak mengirim pesan yang tidak sesuai dengan tema grup. Anda bisa dikatakan sebagai orang yang bodoh, tidak memahami topik, atau memaksakan kehendak sendiri.
  9. Jangan menunjukkan perilaku tidak sopan.  Perilaku kita menunjukkan bagaimana karakter kita. Jika anda berperilaku kasar dalam suatu obrolan grup, anda akan dinilai anggota grup lainnya bahwa anda memang benar memiliki karakter tersebut. Anda orang yang tidak sopan dan kasar. Sebaliknya, ketika anggota lain menunjukkan sikap kasar terhadap anda, anda bisa keluar dari topik pembicaraan dan matikan gadget anda. Jangan membentak  orang  yang membuat anda marah dengan berita-berita dan opini2nya yang dibawa ke dalam grup.  Setiap orang memiliki hak untuk berbagi opini dan  pemikiran dan pendapat,  kecuali  yang berkaitan dengan selebriti dan SARA
  10. Jangan  mengunggah atau menyampaikan sesuatu yang bisa menimbulkan kesedihan/kecemburuan teman. Contohnya,  foto kemesraan dengan pasangan, foto kendaraan baru, foto perhiasan baru, foto rumah baru, dan lain-lain. Bisa juga bukan foto, tetapi kita menceritakan kebahagiaan/kesuksesan kita secara berlebihan, Grup whatsapp, seperti grup sosial media lainnya adalah ruang tempat berkumpul bersama di mana kondisi setiap orang di dalamnya bisa saja berbeda-beda. Di antara mereka mungkin ada yang belum menikah di usianya yang sudah dewasa, bahkan mungkin ada yang karam rumah tangganya. Juga, mungkin ada di antaranya yang kurang secara finansial, ada yang mengidap penyakit berat, dan kemungkinan-kemungkinan lain. Jika ingin mengunggah hal-hal di atas sebagai bentuk berbagi kebahagiaan bisa di akun pribadi masing-masing saja.  Berendah hati akan membuat teman kita merasa dihargai.
  11. Jangan nyinyir yang tujuannya menyindir salah seorang teman di grup karena suatu hal yang tidak kita setujui ataupun yang tak kita sukai.  Sehalus apapun nyinyiran ataupun sindiran itu akan terasa oleh sesama yang sudah berteman lama.  Meskipun, sindiran kadang bernada canda, tapi yakinlah ia tetap akan melukai teman kita.  Apabila sindiran itu diterima oleh teman yang berkarakter ekspresif dan terbuka dan ia tak suka, bisa saja terjadi pertikaian di grup yang pasti akan merembet pada hubungan pertemanan di alam nyata. Apabila teman kita seorang yang inferior, kemungkinan ia akan mengundurkan diri dari grup.
  12. Berpartisipasi aktif dalam grup. Partisipasi anda dalam grup menunjukkan sikap anda.  Jangan cuek sama sekali atau tidak pernah berbicara. Sudah cukup bagi anda untuk menyapa grup dengan Selamat Pagi atau Selamat Malam. Jika anda sibuk sekali, kembali lah ke grup sekali atau dua kali seminggu.  Tetaplah memeriksa obrolan-obrolan di grup, sehingga anda tidak kehilangan hal-hal penting.  Jika seseorang berprestasi, berikan ucapan selamat walaupun terlambat.  Berpartisipasilah secara aktif dan buatlah grup menjadi hidup. Jangan juga terlalu sering memberikan respon dengan satu kata saja, karena itu menunjukkan anda malas diajak berbicara.

Keterangan:

Tulisan di atas diambil dari berbagai sumber

Advertisements

Perubahan Atas UU ITE

Posted August 13, 2017 by Accang
Categories: General

Berikut muatan materi UU Perubahan Atas UU ITE:

Revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) resmi berlaku usai melewati 30 hari sejak disahkan menjadi UU pada 27 Oktober 2016. Dan mulai berlaku Senin (28/11/2016).

Ada beberapa perubahan di UU ITE yang baru yaitu sebagai berikut:

1. Untuk menghindari multitafsir terhadap ketentuan larangan mendistribusikan, mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baikpada ketentuan Pasal 27 ayat (3), dilakukan 3 (tiga) perubahan sebagai berikut:

a. Menambahkan penjelasan atas istilah “mendistribusikan, mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik”.

– Yang dimaksud dengan “mendistribusikan” adalah mengirimkan dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Eletronik kepada banyak orang atau berbagai pihak melalui Sistem Elektronik.
– Yang dimaksud dengan “mentransmisikan” adalah mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Eletronik yang ditujukan kepada satu pihak lain melalui Sistem Elektronik.
– Yang dimaksud dengan “membuat dapat diakses” adalah semua perbuatan lain selain mendistribusikan dan mentransmisikan melalui Sistem Elektronik yang menyebabkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dapat diketahui pihak lain atau publik.

b. Menegaskan bahwa ketentuan tersebut adalah delik aduan bukan delik umum.
c. Menegaskan bahwa unsur pidana pada ketentuan tersebut mengacu pada ketentuan pencemaran nama baik dan fitnah yang diatur dalam KUHP.

2. Menurunkan ancaman pidana pada 2 (dua) ketentuan pada pasal 29 sebagai berikut:

a. Ancaman pidana penghinaan dan/atau pencemaran nama baik diturunkan dari pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun menjadi paling lama 4 (tahun) dan/atau denda dari paling banyak Rp 1 miliar menjadi paling banyak Rp 750 juta.
b. Ancaman pidana pengiriman informasi elektronik berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti dari pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun menjadi paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda dari paling banyak Rp 2 miliar menjadi paling banyak Rp 750 juta.

3. Melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi terhadap 2 (dua) ketentuan sebagai berikut:

a. Mengubah ketentuan Pasal 31 ayat (4) yang semula mengamanatkan pengaturan tata cara intersepsi atau penyadapan dalam Peraturan Pemerintah menjadi dalam Undang-Undang.
b. Menambahkan penjelasan pada ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) mengenai keberadaan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah.

4. Melakukan sinkronisasi ketentuan hukum acara pada Pasal 43 ayat (5) dan ayat (6) dengan ketentuan hukum acara pada KUHAP, sebagai berikut:

a. Penggeledahan dan/atau penyitaan yang semula harus mendapatkan izin Ketua Pengadilan Negeri setempat, disesuaikan kembali dengan ketentuan KUHAP.
b. Penangkapan penahanan yang semula harus meminta penetapan Ketua Pengadilan Negeri setempat dalam waktu 1×24 jam, disesuaikan kembali dengan ketentuan KUHAP.

5. Memperkuat peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam UU ITE pada ketentuan Pasal 43 ayat (5):

a. Kewenangan membatasi atau memutuskan akses terkait dengan tindak pidana teknologi informasi;
b. Kewenangan meminta informasi dari Penyelenggara Sistem Elektronik terkait tindak pidana teknologi informasi.

6. Menambahkan ketentuan mengenai “right to be forgotten” atau “hak untuk dilupakan” pada ketentuan Pasal 26, sebagai berikut:

a. Setiap Penyelenggara Sistem Elektronik wajib menghapus Informasi Elektronik yang tidak relevan yang berada di bawah kendalinya atas permintaan orang yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan.
b. Setiap Penyelenggara Sistem Elektronik wajib menyediakan mekanisme penghapusan Informasi Elektronik yang sudah tidak relevan.

(Menambahkan ketentuan atau kewajiban menghapus konten yang tidak relevan bagi penyelenggara sistem elektronik sebagai jaminan pemenuhan atas perlindungan data pribadi. Pelaksanaan ketentuan ini dilakukan atas permintaan orang yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan.)

7. Memperkuat peran Pemerintah dalam memberikan perlindungan dari segala jenis gangguan akibat penyalahgunaan informasi dan transaksi elektronik (Memberikan landasan yang kuat bagi pemerintah untuk mencegah penyebarluasan konten negatif di internet) dengan menyisipkan kewenangan tambahan pada ketentuan Pasal 40:

a. Pemerintah wajib melakukan pencegahan penyebarluasan Informasi Elektronik yang memiliki muatan yang dilarang;

b. Pemerintah berwenang melakukan pemutusan akses dan/atau memerintahkan kepada Penyelenggara Sistem Elektronik untuk melakukan pemutusan akses terhadap Informasi Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar hukum.

UU ITE No 11 Tahun 2008 (perbuatan yang dilarang)

Posted August 12, 2017 by Accang
Categories: General

PERBUATAN  YANG  DILARANG

Pasal 27

(1)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak mendistribusikan  dan/atau  mentransmisikan  dan/atau membuat  dapat  diaksesnya  Informasi  Elektronik  dan/atau Dokumen  Elektronik  yang  memiliki  muatan  yang  melanggar kesusilaan.

(2)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak mendistribusikan  dan/atau  mentransmisikan  dan/atau membuat  dapat  diaksesnya  Informasi  Elektronik  dan/atau Dokumen  Elektronik  yang  memiliki muatan  perjudian.

(3)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak mendistribusikan  dan/atau  mentransmisikan  dan/atau membuat  dapat  diaksesnya  Informasi  Elektronik  dan/atau Dokumen  Elektronik  yang  memiliki  muatan  penghinaan dan/atau  pencemaran  nama  baik.

(4)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak mendistribusikan  dan/atau  mentransmisikan  dan/atau membuat  dapat  diaksesnya  Informasi  Elektronik  dan/atau Dokumen  Elektronik  yang  memiliki  muatan  pemerasan dan/atau  pengancaman.

Pasal 28

(1)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  menyebarkan berita  bohong  dan  menyesatkan  yang  mengakibatkan kerugian  konsumen  dalam  Transaksi Elektronik.

(2)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  menyebarkan informasi  yang  ditujukan  untuk  menimbulkan  rasa kebencian  atau  permusuhan  individu  dan/atau  kelompok masyarakat  tertentu  berdasarkan  atas  suku,  agama,  ras, dan  antargolongan  (SARA).

Pasal 29

Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  mengirimkan Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  yang  berisi ancaman  kekerasan  atau  menakut-nakuti  yang  ditujukan secara  pribadi.

Pasal 30

(1)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  mengakses  Komputer  dan/atau  Sistem  Elektronik milik  Orang  lain  dengan  cara  apa  pun.

(2)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  mengakses  Komputer  dan/atau  Sistem  Elektronik dengan  cara  apa  pun  dengan  tujuan  untuk  memperoleh Informasi Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik.

(3)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  mengakses  Komputer  dan/atau  Sistem  Elektronik dengan  cara  apa  pun  dengan  melanggar,  menerobos, melampaui, atau  menjebol sistem  pengamanan.

Pasal 31

(1)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  melakukan  intersepsi  atau  penyadapan  atas Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  dalam suatu  Komputer  dan/atau  Sistem  Elektronik  tertentu  milik Orang  lain.

(2)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  melakukan  intersepsi  atas  transmisi  Informasi Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  yang  tidak bersifat  publik  dari,  ke,  dan  di  dalam  suatu  Komputer dan/atau  Sistem  Elektronik  tertentu  milik  Orang  lain,  baik yang  tidak  menyebabkan  perubahan  apa  pun  maupun  yang menyebabkan  adanya  perubahan,  penghilangan,  dan/atau penghentian  Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen Elektronik  yang  sedang  ditransmisikan.

(3)  Kecuali    intersepsi  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) dan  ayat  (2),  intersepsi  yang  dilakukan  dalam  rangka penegakan  hukum  atas  permintaan  kepolisian,  kejaksaan, dan/atau  institusi  penegak  hukum  lainnya  yang  ditetapkan berdasarkan  undang-undang.

(4)  Ketentuan  lebih  lanjut  mengenai  tata  cara  intersepsi sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (3)  diatur  dengan Peraturan  Pemerintah.

Pasal  32

(1)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  dengan  cara  apa  pun  mengubah,  menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan,  memindahkan,  menyembunyikan  suatu Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  milik Orang  lain  atau  milik  publik.

(2)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  dengan  cara  apa  pun  memindahkan  atau mentransfer  Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen Elektronik  kepada  Sistem  Elektronik  Orang  lain  yang  tidak berhak.

(3)  Terhadap  perbuatan  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) yang  mengakibatkan  terbukanya  suatu  Informasi Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  yang  bersifat rahasia  menjadi  dapat  diakses  oleh  publik  dengan keutuhan  data  yang  tidak  sebagaimana  mestinya.

Pasal  33

Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  melakukan  tindakan  apa  pun  yang  berakibat terganggunya  Sistem  Elektronik  dan/atau  mengakibatkan Sistem  Elektronik  menjadi tidak  bekerja  sebagaimana  mestinya.

Pasal  34

(1)  Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  memproduksi,  menjual,  mengadakan  untuk digunakan,  mengimpor,  mendistribusikan,  menyediakan, atau  memiliki:

a.  perangkat  keras  atau  perangkat  lunak  Komputer  yang dirancang  atau  secara  khusus  dikembangkan  untuk memfasilitasi  perbuatan  sebagaimana  dimaksud  dalam Pasal 27  sampai dengan  Pasal 33;

b.  sandi  lewat  Komputer,  Kode  Akses,  atau  hal  yang  sejenis dengan  itu  yang  ditujukan  agar  Sistem  Elektronik menjadi  dapat  diakses  dengan  tujuan  memfasilitasi perbuatan  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  27 sampai dengan  Pasal 33.

(2)  Tindakan  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  bukan tindak  pidana  jika  ditujukan  untuk  melakukan  kegiatan penelitian, pengujian Sistem Elektronik, untuk perlindungan  Sistem  Elektronik  itu  sendiri  secara  sah  dan tidak  melawan  hukum.

Pasal 35

Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  melakukan  manipulasi,  penciptaan,  perubahan, penghilangan,  pengrusakan  Informasi  Elektronik  dan/atau Dokumen  Elektronik  dengan  tujuan  agar  Informasi  Elektronik dan/atau  Dokumen  Elektronik  tersebut  dianggap  seolah-olah data  yang  otentik.

Pasal 36

Setiap  Orang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  atau  melawan hukum  melakukan  perbuatan  sebagaimana  dimaksud  dalam Pasal  27  sampai  dengan  Pasal  34  yang  mengakibatkan  kerugian bagi Orang  lain.

Pasal 37

Setiap  Orang  dengan  sengaja  melakukan  perbuatan  yang dilarang  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  27  sampai  dengan Pasal  36  di  luar  wilayah  Indonesia  terhadap  Sistem  Elektronik yang  berada  di  wilayah  yurisdiksi Indonesia.

Semangat dalam kebajikan

Posted August 6, 2017 by Accang
Categories: General

*🌽 Di satu desa di Osaka, Jepang, terdapat seorg petani yang menanam jagung2 unggulan & seringkali memenangkan penghargaan tingkat Nasional dengan kategori :  _Jagung Terbaik Sepanjang Musim_*
_Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara untuk menggali rahasia Kesuksesan Petani Tersebut._
*_Wartawan itu menemukan bahwa ternyata Petani itu selalu Membagikan Benih Jagungnya kepada para Tetangganya._*
_”Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama setiap tahunnya?”_ 

_tanya wartawan, dengan penuh rasa heran & takjub._
_”Tidakkah Anda mengetahui bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yang akan berbuah & membawanya dari satu ladang ke ladang yang lain._
_Jika tetangga saya menanam jagung yang jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang._
_Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, maka saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus_ jawab si Petani itu.
Petani ini sangat menyadari hukum _*”Saling Berhubungan” ( law Of Attraction)*_ dalam Kehidupan. 

_Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya,_

_Jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yang sama._

Itulah sebabnya sang petani memberi benih Kualitas Terbaik kepada para Tetangganya
Bukan malah memberi Benih Buruk dan Cacat untuk mempermainkan dan mengakali para Tetangganya
*_Dalam kehidupan ini,_*
_Jika kita ingin Menikmati Kebaikan, kita harus memulai dengan  Menabur Kebaikan kepada Orang Orang di Sekitar Kita._
_Jika kita ingin Bahagia, maka kita harus Menabur Kebahagiaan Untuk Orang Lain._
_Jika kita ingin hidup dengan Kemakmuran, maka kita harus berupaya pula untuk meningkatkan Taraf Hidup Orang Orang di Sekitar Kita._
*_Sebaliknya, jika kita menebar Keburukan dan Kejelekan kepada orang Orang di Sekitar Kita,_* 
*_Maka Keburukan dan Kejelekan itu niscaya akan Menyelimuti Hidup kita._*
Kita tidak akan mungkin menjadi Pribadi yang Sukses, jika kita tidak berhasil menabur dan Menebar Kebaikan pada orang orang di sekitar kita.
*Kualitas Kita Ditentukan Oleh Orang-Orang di Sekitar.*
_Orang yang Cerdas itu Sejatinya adalah orang yang Mencerdaskan Orang Lain,_
_Begitu pula orang yang Baik adalah orang yang mau berbuat Baik utk Orang lain._
*Menjadi orang penting itu Baik, tapi menjadi orang Baik itu lebih Penting.*
_Semoga kita dapat terus berupaya untuk:_
_- *Berpikiran tulus*,_

_- *Berkata baik, dan*_

_- *Berperilaku positif*,_

_- *Memberi yg terbaik*._
Semangat dalam Kebajikan 

Kisah Nyata dari Jepang

Posted July 30, 2017 by Accang
Categories: General

*NICE TRUE STORY*

*ORANG JEPANG NAIK HAJI*
*“Subarashi! Subarashi!”*

*(Luar Biasa!), adalah kata yg berulangkali diucapkan oleh Omar-san, orang Jepang dalam kloter haji kami. Kalimat itu diucapkannya saat melihat Ka’bah & melakukan gerakan memutarinya selama 7× (thawaf). Bersama dg Omar-san, ada 10 orang Jepang lain yg ikut berangkat haji tahun ini dari rombongan jamaah haji embarkasi Jepang.*
*_Bagi Omar-san, yg baru memeluk Islam sekitar 3th yll, ini adalah pertama kalinya ia naik haji. Ia begitu kagum & terkesima dg masifnya jumlah jamaah haji dari berbagai penjuru dunia yg datang pd saat bersamaan & melakukan ritual haji yg sama. Omar-san, yg tidak mau memberitahukan pd saya nama asli Jepangnya, menganggap ada satu kekuatan besar yg mampu membawa berjuta-juta orang tsb secara sukarela untuk datang ke tanah suci ini. Hal itulah yg membuatnya terpana di depan Ka’bah._*
*_Berangkat haji bersama orang Jepang adalah hal yg menarik bagi saya. Bagaimana tidak, selama tinggal di Jepang, saya jarang melihat orang Jepang yg beragama Islam (ataupun beragama lainnya, seperti Kristen atau Yahudi). Kebanyakan orang Jepang memang tidak memilih satu agama t3. Mereka kebanyakan menganut ajaran Shinto yg lebih bersifat budaya ketimbang sebuah agama._*
*_Di sisi praktis sehari-hari, sebenarnya orang Jepang sudah berperilaku lebih dari orang beragama. Mereka sangat santun, sabar, bersih, tekun, disiplin, & tertib dalam bermasyarakat. Semua ajaran agama yg menganjurkan kebaikan & perilaku terpuji telah mereka terapkan tanpa harus memeluk suatu agama t3. Hal itu bisa dilihat secara nyata dalam kehidupan masyarakat Jepang. Mereka tertib mengantri, berlalu lintas dg santun, menjaga fasilitas umum tetap rapi & bersih, membuang sampah di tempatnya, & saling membantu dg tulus._*
*_Kisah2 pasca tsunamii & bencana gempa bumi Maret 2011 lalu, menjadi sekian banyak contoh tentang tingginya adab & perilaku masyarakat Jepang. Di negeri yg beragama sekalipun, saat bencana, perilaku yg muncul kadang tidak agamis (menumpuk barang kebutuhan pokok, menjarah, menaikkan harga semena mena, & saling merugikan sesama). Hal itu tidak terjadi di Jepang saat bencana tsunami lalu._*
*_Agama, memang datang ke dunia untuk memperbaiki akhlak, atau perilaku manusia. Sayapun bertanya pada Omar-san, apabila akhlak di masyarakat sudah baik, masih perlukah orang Jepang memeluk agama. Menurutnya, Jepang memang sebuah masyarakat yg tertata baik & aplikatif dari ajaran agama. Namun pd ujungnya, manusia tetap membutuhkan tambatan hati. Sebuah oase tempat mengadu dalam keadaan sendiri, baik suka maupun duka. Sebuah tautan kala sedang dirundung beragam masalah & tekanan dunia. Tanpa agama, berbagai pelarian dicari oleh orang Jepang untuk mencari ketenangan hati. Jadi, menurut Omar san, orang Jepang masih memerlukan agama._*
*_Hal itulah yg melatarbelakangi Omar-san utk memeluk agama. Ia mengatakan bahwa setelah beragama, ia menemukan ketenangan hati & kedamaian jiwa. Meski demikian, banyak orang yg bertanya padanya, tidakkah sulit menjadi Islam di Jepang._*
*_Permasalahan bagi orang Jepang dalam memeluk Islam bukan pada masalah ideologi, namun lebih pada urusan praktikalitas ritual. Menjalankan ibadah sholat sebanyak lima kali sehari, puasa selama sebulan, dan melaksanakan ibadah haji, adalah aktivitas yang sangat sulit dilakukan dalam lingkungan orang Jepang. Bangsa Jepang adalah pekerja keras. Kalau kita bekerja di perusahaan Jepang misalnya, sulit mendapat dispensasi ijin sholat pada waktunya, apalagi cuti melakukan ibadah haji. Nyaris mustahil untuk dikabulkan. Belum lagi soal pilihan makanan halal yg amat jarang didapatkan di Jepang._*
*_Namun berbeda dg dunia barat yg memiliki prejudice ttg Islam, di Jepang pandangan masyarakat ttg Islam secara umum tidak seburuk di barat. Bagi orang Jepang, agama apa saja dipandang baik, karena ajaran setiap agama adalah mengarah pada kebaikan. Oleh karena itu, Islam lebih gampang diterima banyak orang Jepang._*
*_Omar-san sendiri beruntung. Ia adalah Presiden Direktur (Sachoo) sebuah perusahaan konstruksi yang dimilikinya sendiri. Perusahaannya tergolong besar di daerah Kasugai, Aichi-Ken, di sekitar kota Nagoya. Jadi, ia bisa mengatur masalah praktikalitas ritual agama, termasuk saat ia memutuskan naik haji bersama istrinya, yg juga orang Jepang._*
*_Selain Omar-san, ada 2 orang Jepang lainnya yg sering berdiskusi dg saya saat ibadah haji kemarin. Kebetulan saya tinggal satu tenda dg mereka, saat di Mina maupun saat wukuf di Arafah. Mereka adalah Saif Takehito & Muhammad Syarief. Keduanya telah mengganti atau mencampur nama asli Jepangnya dg nama Islam._*
*_Saif Takehito adalah seorang diplomat Jepang yg bekerja di Kedutaan Besar Jepang di Dubai. Ia jago berbahasa Arab & ahli membaca Al Qur’an (saya saja sampai minder mendengar ia membaca Qur’an). Sementara Muhammad Syarief adalah seorang wirausaha yg tinggal di Tokyo. Karakter & kultur dari orang Jepang yg baik & santun tsb, tercermin saat mereka menjalankan ibadah haji._*
*_Dalam kondisi apapun, mereka tetap diam & sabar. Persis saat mereka menghadapi bencana alam bulan Maret lalu._*
*_Tekanan terbesar dari ibadah haji adalah soal KESABARAN. Mulai dari kedatangan di Arab, prosesi ibadah, kehidupan se-hari2, hingga kembali ke Jepang, ujian kesabaran datang silih berganti. Banyak dari kita yg kadang lepas kontrol, lalu marah2 & malah beradu mulut dg jamaah lain. Tapi saya melihat para jamaah haji dari jepang memiliki kesabaran yg tinggi. Padahal mereka dihadapkan pada kondisi yg bertolak belakang dg keadaan negaranya yg tertib & teratur._*
*_Suatu malam di Mina, terjadi kekacauan di maktab (kelompok tenda) kami. Saat kembali dari melempar jumrah, tenda rombongan kami dipindahkan pengelola maktab tanpa sepengetahuan kita semua. Akibatnya, barang2 kami semua tercecer, bahkan ada yg kehilangan peralatan2 personalnya. Beberapa jamaah haji dari negara lain ada yang marah2 & menyalahkan panitia karena tidak menjaga barangnya. Ada yg me nuding2 panitia, bahkan sampai ingin menuntut ganti rugi. Salah satu jamaah malah hampir beradu mulut dg saya, karena ia menganggap saya tidak memberi lokasi tempat tidur untuknya. Masya Allah!_*
*_Mereka sampai harus ditenangkan oleh kita semua yg ada di tenda, “Sabar haji… Sabar.. Istighfaar.. This is Hajj”. Barulah kemudian mereka mengucapkan istighfar dan meminta maaf pada kita semua karena menimbulkan kekacauan di tenda._*
*_Sementara itu saya melihat Muhammad Syarief kehilangan sleeping bag-nya malam itu. Ia hanya celingak celinguk saat banyak jamaah protes. Tapi ia diam saja tanpa protes & tidak mengeluh. Padahal kakinya bengkak karena melepuh saat berjalan di Mekah sebelumnya. Ia malah menggelar handuk & tidur langsung di karpet dalam diam. Simpati jamaah di tenda kami pun diarahkan pada dirinya. Kamipun meminjamkannya sleeping bag, memberinya obat & makanan, serta menawarkan lokasi tidur yg nyaman. Semua jamaah simpati pada kesantunan orang Jepang ini._*
*_Hal serupa saya perhatikan dari diri Saif Takehito. Suatu malam kita harus menunggu di Arafah hingga menjelang tengah malam. Saat itu ada kecelakaan bis shg semua jalan menuju Muzdalifah ditutup. Akibatnya, bis rombongan kita tertunda keberangkatannya ke Muzdalifah. Banyak jamaah di kelompok kami yg beradu mulut & berdebat. Mereka merasa harus tiba di Muzdalifah sebelum tengah malam & melakukan sholat 2 rakaat, sesuai sunah Nabi. Pimpinan rombongan mengatakan bahwa dalam kondisi darurat, sholat bisa dilaksanakan di Arafah. Tapi banyak jamaah yg tidak terima, perdebatan pun terjadi bahkan cenderung memanas._*
*_Saif Takehito saya lihat hanya duduk saja di bawah pohon sambil berulangkali melafazkan nama2 Allah (berdzikir). Saat saya tanya bagaimana pendapatnya, Saif berkata banyak hal yg terjadi di luar kehendak manusia, kita sebagai manusia tak bisa berbuat apa. Semua kehendak Allah. Jadi janganlah kita saling berbantahan, kita harus bersabar & ikuti perintah pimpinan kita. Masya Allah, kita semuapun jadi malu oleh ucapan dari orang Jepang yg notabene baru memeluk Islam tsb._*
*_Meski orang Jepang dihadapkan pada suasana yg jauh berbeda dg negerinya, mereka ternyata bisa memahami & tetap bersikap sabar. Mereka tidak mengeluh & menyalahkan keadaan. Hal tsb memberi saya sebuah kesadaran, bahwa keber-agama-an bukan semata soal pengetahuan. Akhlak & perilaku baik, terbentuk bukan saja dari pengetahuan, tapi lebih pada kebiasaaan._*
*Orang Jepang sejak kecil sudah dibiasakan & dididik berbuat baik, sabar, & memerhatikan kepentingan orang lain. Di sekolah, di rumah, di masyarakat, ajaran & yg dilihat sama. Sementara banyak orang beragama yg hanya diajarkan & diminta menghafalkan cara berbuat baik & sabar.*
Itulah sebabnya dulu Nabi senantiasa berkata, “Biasakanlah berbuat baik, biasakanlah berbuat baik…” Bukan menghafal perbuatan baik, tapi membiasakan berbuat baik. Tentu tujuannya agar kita menjadi orang baik, yg se-baik2 nya
Semoga bermanfaat

Baarakallahu fiikum

Dunia Berbeda Karena Pemahaman.

Posted July 27, 2017 by Accang
Categories: General

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘

*JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.*

☘Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik.

Meski terkadang kebaikan “tidak senantiasa dihargai”.

☘Tak usah repot-repot mau menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, Karena yang menyukaimu tidak butuh itu, dan yang membencimu “bahkan tidak percaya itu”.

☘Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi *Siapa yang mau berbuat baik*.

☘Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan…

Namun Hapuslah kesalahan demi lanjutnya Persaudaraan…

☘Jika datang kepadamu gangguan…

Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih jahat, tapi *berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan “keBaikan”*.

☘Kurangi mengeluh teruslah berdoa dan berusaha.

Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti kita.

*Tugas kita adalah berbuat yang baik & benar* dan Bukannya ~menghakimi~.

☘Memaafkan adalah memaafkan ~tanpa tapi~…

Menghargai adalah menghargai ~tanpa tapi~…

☘Jangan pakai hukum sebab akibat untuk membenarkan amarahmu.atau mencari “pembenaran”..

*Karena jika kita baik, amarah tak tumbuh subur*

*Selamat menebar kebaikan…….

Kisah Inspiratif seorang Anak yang murah hati

Posted July 24, 2017 by Accang
Categories: General

*KISAH INSPIRATIF SEORANG ANAK YANG MURAH HATI*

Sumber : WAG. FK/FKG 7345

_(Info dikirim oleh teman alumni SR 67 yang saat ini tinggal di Delft, Belanda)_ 
*Tijn Kolsteren* (5 tahun), tahun 2016 lalu merasa tdk enak badan dan mual.

Suhu badannya naik mencapai 41 derajat.

Setelah ke dokter dan RS, Tijn di vonnis menderita kanker ganas di otak nya.

Dokter mengatakan bhw kemo bisa dilakukan unt memperpanjang usianya 1 atau 2 thn.

Orang tua Tijn tentu saja merasa sedih. Si pasien sendiri tetap saja cerah ceria.

Pd saat kemo yg pertama di RS dia bertanya kpd dokter, apakah banyak anak yg menderita spt dia?

Iya, kata dokter. Di seluruh dunia ada saja anak2 kecil yg menderita spt dia, tetapi tdk semua anak bisa ke dokter.
*?????*.. tanda tanya muncul di benak nya.

Dokter menjelaskan,  bhw tdk setiap anak mempunyai orang tua kaya. Di negara2 miskin banyak dr mereka yg menderita menunggu kematiannya.
Setiba di rumah, Tijn bilang kpd ortu nya: Papa, sy hrs bekerja mencari uang untuk membantu anak2 yg sakit kanker otak .

Papa Tijn tertawa terharu dan tdk menggubris ucapan nya.

Besok nya, Tijn ke sekolah dgn membawa kuteks, cat kuku mamanya.
Di kelas dia berusaha mencari dana dgn cara mengecat ke-10 jari teman2 dgn upah € 1 ( = Rp 15.000). 😊😊😊. 
 Ternyata teman2 menyukai aksi ini. Besoknya, murid2 kelas lain pun minta dicat kuku2 jari tangan mereka.

 Singkat kata, usaha nya mengumpulkan dana makin populair. Ortu nya menjd terharu.
Suatu hari, ortu Tijn membuat rumah kaca di dpn rumahnya (krn banyak yg datang ke rumah dan rumah mereka kecil).

Di rumah kaca ini,  sepulang sekolah dia melakukan pengecatan kuku dengan kuteks.

TV terkenal di Belanda mendengar aksi ini dan mendokumentasikannya.

Sejak itu, datanglah orang2 dr berbagai kota untuk menyumbang uang.

Tetapi jgn lupa, Tijn baru berusia 5 thn dan dalam kondisi sakit.

Para donatur tahu diri. Banyak yg datang dan bilang: cat 1 jari saja ya,  Nak. Ini uang € 100.
Bulan berganti bulan.

Mulai thn 2016 sampai bln Mei 2017, jumlah uang yg terkumpul  sekitar *(jangan terkejut)* =  € 2.800.000 × Rp  15.000.

Saat ini, semua uang sdh di serahkan ke PALANG MERAH BELANDA. 

Hal ini sesuai dgn keinginan Tijn: UANG INI SEMUANYA HRS DIBERIKAN KE ANAK2 MISKIN DI SELURUH DUNIA YG MENDERITA KANKER OTAK.
Pada tgl 8 Juli 2017,  di pagi hari, Tijn meninggal dunia di rumah nya. _(5 km dr rumah saya)._

Tijn hanya mencapai usia 6 tahun.
NB: 

Banyak artis, pejabat2 yg minta dicat kuku jarinya oleh Tijn dgn memberi uang € 1000.